Wahyupnguinea’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Weekly Events

Pertikaian Australia – Papua Nugini

Australia, Minggu melarang Perdana Menteri (PM) Papua Nugini mengunjungi negara itu, sementara pertikaian diplomatik antara Canberra dan dua negara Pasifik Selatan meningkat.

Menlu Alexander Downer mengatakan Australia akan menghentikan kontak-kontak tingkat menteri dengan tetangga utaranya sampai satu penyusutan yang dilakukan menyangkut pelarian dari PNG seorang pejabat Kepulauan Solomon yang dicari atas tuduhan pelecehan seks terhadap anak-anak.

Pejabat itu, Julian Moti, Jaksa Agung yang dipecat, ditahan atas permintaan Australia sewaktu singgah di Papua Nugini 29 September.

Tapi setelah diberi jaminan ia ditampung di kedubes Solomon di Port Moresby selama sepekan sebelum diterbangkan ke Kepulauan Solomon dengan sebuah pesawat militer Papua Nugini Selasa lalu.

Penting bagi Papua Nugini untuk menetapkan siapa yang memberikan perintah yang mengizinkan Moti meninggalkan negara itu, kata Downer kepada televisi Jaringan Sepuluh.

“Dalam pada itu saya merasa tidaklah layak bagi perdana menteri Papua Nugini untuk datang ke Australia dan saya kira menteri pertahanan tidak usah datag akhir bulan ini sesuai yang telah direncanakan semula.”

Ia mengatakan forum tingkat menteri dengan PNG akhir tahun ini kini juga diragukan dapat dilaksanakan.

“Saya kira sebelum kita menyelesaikan masalah ini, kami harus menangguhkan kontak-kontak tingkat menteri dengan mereka,” kata Downer.

PM Papua Nugi Michael Somare mengatakan tidak lama setelah penahanan Moti bahwa ia akan diizinkan meninggalkan PNG , tapi kemudian mengatakan ia tidak tahu tentang rencana untuk menerbangkan buronan itu ke luar dari negara itu.

Jurubicaranya mengemukakan kepada kantor berita Australia AAP , Minggu bahwa Somare tidak memberikan komitmen untuk mengunjungi Australia tahun ini dan ada rute alternatif bagi dia bagi satu pertemuan Forum Pulau-Pulau Pasifik mendatang di Fiji.

“Saya kira adalah hak Australia jika mereka tidak ingin menyelenggarakan perundingan tingkat menteri itu,” katanya dan menambahkan bahwa satu penyelidikan telah dilakukan tentang siapa yang memberikan instruksi bagi Moti untuk meninggalkan Papua Nugini.

Moti, kini ditahan di Solomon dan menghadapi tuduhan masuk secara tidak sah, dicari oleh Australia atas tuduhan melakukan pelecehan seka terhadap anak-anak di Vanuatu tahun 1997.

Downer juga memperingatkan bahwa pertikaian itu mengancam bantuan Australia untuk negara-negara Pasifik yang miskin seperti Papua Nugini dan Solomon.

“Bagi pemerintah Papua Nugini membantu seorang buronan meninggalkan negara itu , melangar undang-undang Papua Nugini, adalah suatu yang mengingatkan bahwa ada satu masalah nyata dengan pemerintah di sejumlah negara Pasifik,” kata Dowmer.

Solomon juga mengutarakan masalah ini Jumat lalu, mengancam akan mengeluarkan Australia dari pasukan rejional yang digelar untuk memelihara stabilitas di negara Pasifik yang rusuh itu.

PM Manasseh Sogavare mengemukakan kepada parlemen bahwa warga Australia akan diusir jika Canberra tetap mendesak pengkestradisian Moti, seorang ahli hukum Australia yang kabarnya teman dekat perdana menteri Solomon.

Solomon sudah mengusir dubes Australiaa, menuduh dia bulan lalu ikut campurtangan dalam politik dalam negeri. Canberra membalas dengan menutup akses khusus visa untuk para pelitikus dari negara kecil itu.

Menlu bayangan Australia Kevin Rudd menyatakan prihatin bahwa sikap keras pemerintah dapat menggangu hubungan yang telah terjalin lama di kawasan itu.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>