Wahyupnguinea’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Ujian Akhir Semester

Posted by wahyupnguinea on July 3, 2008

UJIAN AKHIR SEMESTER

INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (CYBER IR)

JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

NAMA DOSEN : H.BUDI MULYANA, S.IP

NAMA MAHASISWA : WAHYU NURDIANA

NIM : 44303010

KELOMPOK KAWASAN              : ASIA PASIFIK

NAMA NEGARA : PAPUA NEW GUINEA

1. BAGAN KAPABILITAS POLITIK NEGARA

Kapabilitas Politik Negara

Paham yang dianut

Uraian

Keterangan

Ideologi

Monarki Konstitusional

Pemerintahan Papua Nugini berada dibawah konstitusi 1975. Papua Nugini merupakan negara dengan sistem demokrasi Parlementer dibawah kekuasaan Monarki konstitusional, selain itu negara ini juga tergabung dalam organisasi persemakmuran yang mengakui monarki Inggris sebagai raja yang berkuasa, dan sebagai simbol kepala Negara.

Lembaga Negaranya adalah Majelis Parlemen Unikameral.

Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan yaitu pimpinan dari partai mayoritas dalam majelis parlemen dan membentuk kabinetnya diantara para anggota parlemen.

Papua nugini mendapat hak memerintah sendiri pada tahun 1973 dan merdeka penuh pada tanggal 16 september 1975.

Ekonomi dan Teknologi

Ekonomi Papua Nugini bergantung pada aktivitas pertanian,perikanan, dan pada komoditas exsport.

Keadaan ekonomi Papua Nugini bergantung pada subsistensi aktivitas pertanian dan perikanan, dan pada komoditas exsport. Hal tersebut diantaranya hasil dari panenan tumbuhan, Produk Hutan, dan Mineral.

Sekitar 26 % dari produk pendapatan dalam negeri ( GDP ) adalah didatangkan dari pertanian, hasil alam, dan perikanan; dan sekitar 39 % dari sektor Industri, termasuk manufaktur dan pembangunan. Pada tahun 2003 GDP mencapai $3.2 Miliar, atau sekitar $580 per orang.

Produk pertanian utama : kopra, kopi, teh, cokelat, karet, minyak palem, sagu, taro, ubi, ubi jalar, dan pisang. Makanan ini ditambah dengan aneka macam sayuran, buah-buahan liar, kacang-kacangan, dan ikan.

Swasembada : berarti bahwa mereka sudah bisa menghasilkan sendiri baik itu makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Sagu : pati yang didapat dari sejenis pohon palm. Taro : jenis akar-akaran yang dapat dimakan, menyerupai kentang.

Kopra : daging kelapa kering. Produk Industri : pertambangan, perkayuan, perikanan.

Mineral Utama : tembaga, emas, perak, dan mangan. Ekspor Utama : kopra, kopi, tembaga, dan karet.

Impor Utama : bahan makanan, ternak pedaging, mesin, barang produksi pabrik, dan obat-obatan.

Demografi

Pada tahun 2005 jumlah populasi penduduk di papua nugini mencapai 5,545,268 juta jiwa.

Dan pada tahun 2007 mengalami peningkatan yakni sebesar 5,795,887 juta jiwa.

 

Penduduk terdiri dari kira-kira seribu suku. Namun secara umum dikelompokkan kedalam tiga kelompok. Yakni : bangsa pigmi, bangsa irian, dan bangsa melanesia.

Pria : 2.959.440

Wanita : 2.836.447

 

Agama : Katolik Roma 22%, Lutheran 16%, Methodist 8%, Anglican 5%, Aliansi Evangelist 4%, Adventist 1%, Protestan lainnya 10%, Kepercayaan terhadap nenek moyang 34%.

 

Tinggal diperkotaan : 13% – 753.465

Tinggal di pedesaan : 87% – 5.042.422

Banyak diantara masyarakat Papua Nugini yang mempertahankan kepercayaan tradisionalnya, seperti animisme.

 

Animisme : Kepercayaan terhadap roh nenek moyang.

Bahasa : Bahasa Inggris, Pijin Melanesia, dan dialek bahasa lainnya.

Militer

PNGDF-Papua New Guinea Defence Force

Kekuatan militer angkatan darat terdiri dari 1 PIR Taurama Barrak di sebelah tenggara Pelabuhan Moresby. Di tahun 1965 batalion barisan kedua, 2 PIR, ditempatkan di Wewak.

 

Kekuatan militer darat termasuk didalamnya satu batalion masinis di Barak Igam di Lae, satu skuadron pengirim radar sinyal, dan unit artileri bahan persenjataan, dan alat kesehatan.

 

Bagian operasi angkatan laut terdiri dari empat kapal kelas patroli pasifik ( mendapatkan dukungan dari program kapal patroli pasifik Australia ) dan dua landasan kapal ( kelas Balikpapan LCHs ).

 

Sedangkan bagian operasi angkatan udara terdiri dari Squadron kapal CASA CN-235, GAF Nomad N-22, IAI Arava-101, MBB Bo-105, Bell UH-1H Iroquis, selain itu terdapat beberapa helikopter dan mercusuar di pangkalan pesawat di Port Moresby.

 

Kekuatan pertahanan Papua Nugini ( PNGDF-Papua New Guinea Defence Force ) merupakan kesatuan angkatan bersenjata Papua Nugini. PNGDF ini pada awalnya merupakan suatu kekuatan dari angkatan darat PNG yang pada masa itu merupakan wilayah jajahan Australia sebelum memproklamirkan kemerdekaan pada tahun 1975, dari rezim kekuasaan raja di kepulauan Pasifik. Dan kemudian rezim tersebut bubar setelah perang dunia ke-II, dan telah mengalami perubahan pada tahun 1951.

Kekuatan pertahanan Papua Nugini telah menyelesaikan permasalahan hubungan di perbatasan pada tahun 1997, ketika panglima tertinggi PNGDF Jerry Singirok berusaha mengatasi terjadinya pemberontakan di Bouganville oleh para pembelot.

 

Geografi

Daerah Pegunungan

Lembah curam

Papua Nugini merupakan sebuah negara yang memperoleh kemerdekaan dari Australia pada tahun 1975, terletak di sebelah Barat Daya Samudera Pasifik, tepatnya di sebelah utara Australia dan sebelah timur Indonesia, dengan koordinat 6 00 Selatan, 147 00 Timur, dengan Ibu Kota Port Moresby.

 

Papua Nugini mempunyai luas wilayah 462.840 km2 ( terdiri dari 452,860 sq km luas daratan dan 9,980 sq km luas perairan ), dan beriklim tropis.

 

Ciri-ciri geografis utama adalah merupakan daerah Pegunungan yaitu deret pegunungan tengah yang membentang sepanjang perbatasan antara Papua Nugini dengan Irian Jaya ( Negara Indonesia ), lembah-lembah curam yang tinggi yang terletak diantara deretan gunung-gunung, dan sungai-sungai besar.

Hasil alam PNG diantaranya adalah emas, tembaga, perak, gas alam, kayu, minyak, dan ikan.

 

Bahaya alam yang mungkin terjadi diantaranya adalah adanya gunung merapi yang masih aktif, dan kadang terjadi gempa bumi, longsor, dan tsunami.

 

PNG bersama dengan Indonesia menempati pulau Papua, yang merupakan salah satu pulau besar di dunia.

 

Diplomasi

Pemenuhan kepentingan nasional suatu negara tidak saja didapat dari dalam negri negara tersebut, akan tetapi didapat juga dari dunia luar. Maka dari itu diperlukan suatu alat atau cara untuk melakukan interaksi dengan dunia luar. Salah satu diantaranya adalah melalui diplomasi.

Papua Nugini sebagai negara yang berdaulat, tentu saja akan bekerjasama dan berinteraksi dengan negara lainnya, untuk pemenuhan kepentingan nasional yang tidak didapatkan dari dalam negerinya.

Perwakilan ambassador di beberapa negara :

1. Eropa

- Inggris ; Komisaris utama ( High-Commission ) di london

2. Amerika Utara

- Amerika Serikat ; Kedutaan besar ( Embassy ) berada di Washington DC

3. Asia

- China ; Kedutaan besar berada di Beijing

- Indonesia ; Kedutaan besar berada di Jakarta, Jendral konsulat (Consulate General) di Jayapura

- Jepang ; Kedutaan besar berada di Tokyo

- Malaysia ; High-Commission (Kuala Lumpur)

- Philipina ; Kedutaan besar berada di Manila

4. Oseania

- Australia ; Komisaris utama ( High-Commission ) di Canberra, Jendral konsulat (Consulate General ) di Brisbane

- Fiji ; Komisaris utama ( High-Commission ) di Suva

- Selandia Baru ; Komisaris utama ( High-Commission ) di Wellington

- Kepulauan Solomon ; Komisaris utama ( High-Commission ) di Honiara

Harold Nicholson mengatakan bahwa diplomasi adalah 1. Manajemen HI melalui negosiasi, 2. Merupakan bisnis atau seni para diplomat. Sedangkan K.M. Paniker mengatakan bahwa diplomasi adalah seni mengedepankan kepentingan suatu negara dalam hubungan dengan negara lain.

 

Sejarah Interaksi Internasional

Dinamika interaksi antar masyarakat baik dalam situasi regional maupun internasional memerlukan suatu hubungan yang saling membutuhkan, sehingga interaksi tersebut dapat memenuhi kebutuhan nasional suatu negara.

Interaksi antara masyarakat dengan dunia luar sebenarnya sudah dimulai semenjak dulu ketika terjadinya migrasi dari Asia melalui kepulauan Indonesia seperti nelayan, pemburu, petani, yang memperkenalkan berbagai macam budidaya pertanian dan peternakan terhadap warga sekitar.

 

Terlebih setelah datangnya bangsa eropa seperti Spanyol dan Portugis pada abad ke-16. Pada abad ke-19 Belanda menempati Irian bagian barat, Jerman dan Inggris juga mendirikan koloninya dibagian timurlaut pulau dan disebelah tenggara. Kamudian pada 1906 Australia mengambil alih Irian wilayah Inggris dan memerintahnya sebagai wilayah Papua, dan mengambil alih Irian wilayah Jerman pada permulaan PD ke-I kemudian mengurusnya sebagai wilayah Nugini. Selain itu, Papua Nugini juga melakukan suatu kerjasama dalam berbagai bidang seperti kesehatan, perekonomian, pengamanan wilayah, dan juga tergabung kedalam beberapa organisasi dunia.

Papua nugini yang terletak di timurlaut Australia, merupakan sebuah negara yang terbentuk dari bagian sebuah pulau yang sangat besar ditambah banyak pulau yang lebih kecil dan beberapa gugus pulau. Sebagian besar wilayahnya terletak disebelah timur kepulauan Indonesia yang besar, yang ikut membentuk perbatasan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

 

Selama berabad-abad silam pulau-pulau ini berfungsi sebagai batu loncatan bagi migrasi sejumlah besar bangsa-bangsa Asia. Papua nugini yang semula diurus oleh Australia, kemudian merdeka pada tahun 1975 dan menjadi negara berdaulat.

 

Keterlibatan dalam Perang

Papua Nugini terlibat dalam perang yang bersifat lokal dan internasional.

Berkenaan dengan perang, Papua Nugini sebagai salah satu aktor negara di dunia juga telah mengalami berbagai macam peperangan. Baik itu perang yang bersifat internal dalam perebutan sumber kekayaan ( minyak ) maupun perang dalam skala internasional seperti usaha untuk merebut kemerdekaan dari negara kolonial.

 

Selain itu pada saat Papua masih menjadi wilayah kolonial jepang, terutama pada masa perang dunia ke-II, yakni pada mei 1942 di tenggara laut Port Moresby terjadi pertempuran ‘ battle of the coral sea’, dan terjadi lagi pada agustus oleh tentara Australia di teluk Milne untuk memaksa mundur pasukan jepang dari kawasan Buna Gona diwilayah tenggara papua nugini, dan di Guadalcanal pertahanan Jepang runtuh pada tahun 1943.

 

Umumnya ada yang mengatakan bahwa peperangan dimulai pada saat pendudukan jerman di Polandia tanggal 1 september 1939 – 15 agustus 1945 pada saat jepang menyerah pada tentara Amerika Serikat.

 

Namun meskipun demikian ada yang berpendapat bahwa perang sebenarnya sudah dimulai sejak 1 maret 1937 ketika Jepang menduduki Manchuria. Dalam perang ini diperkirakan memakan korban 50.000.000 juta jiwa.

Perang adalah suatu malapetaka dan kehancuran bagi umat manusia didunia apapun itu alasannya.

Keterlibatan dalam Perjanjian Internasional

Sebagai sebuah negara yang berdaulat, tentunya suatu negara akan mengadakan hubungan dengan negara lainnya untuk tujuan tertentu.

 

Papua Nugini tergabung kedalam : ACP, ADB, Asian And Pacific Coconut Community (APCC), Asia-Pacifik Economic Cooperation ( APEC ), ASEAN Regional Forum ( ARF ), ASEAN (observer), Economic and Social Commision for Asia and Pacific (ESCAP), Food Agriculture Organization ( FAO ), G-77, IBRD, ICAO, ICRM, IDA, IFAD, IFC, IFRCS, IHO, International Labour Organization ( ILO ), International Monetary Found ( IMF ), IMO, Interpol, IOC, IOM (observer), IPU, ISO (correspondent), ITSO, ITU, MIGA, NAM, OPCW, Organisasi Internasional Kayu Tropis (International Tropical Timber Organization), PIF, South Pasific Regional Trade and Economic Cooperation Agreement ( Sparteca ), Secretariat of the Pacific Community ( SPC ), South Pacific Regional Environmental Program ( SPREP ), United nation ( UN ), UNCTAD, UNESCO, UNIDO, UNWTO, UPU, WCO, WFTU, World Health Organization ( WHO ), WIPO, WMO, WTO.

Papua Nugini selain sebagai anggota dari beberapa Organisasi Internasional, juga sebagai Observer dan Correspondent pada beberapa Organisasi, juga menandatangani beberapa perjanjian internasional dengan negara lain.

 

2. Resume Weekly News (event)

(a) Kondisi PNG

Jumlah penduduk PNG sekitar 3,9 juta, terdiri atas ratusan suku primitif. Elite nya memperoleh didikan Australia-Anglosakson. Sejak merdeka PNG mempraktikkan sistem politik demokrasi parlementer ala Westminster, tetapi dengan warna dan bumbu sendiri. Tentara dan polisi tunduk pada sipil. Sistem kepartaiannya meniru Australia-Anglosakson, dengan adanya partai oposisi yang dapat mengganti partai berkuasa. Ada kalanya terbentuk pula kabinet koalisi. Partai-partai politik PNG berkembang sekitar tokoh-tokoh  perorangan dan suku-suku, dan tidak berdasarkan ideologi tertentu.

    Sistem pendidikannya cukup maju. Di ibu kota Port Moresby ada sebuah universitas dengan berbagai fakultas. Sedangkan di kota Lae ada sebuah IKIP untuk pendidikan guru. Perekonomiannya cukup maju, dengan penghasilan tembaga, emas, kopi, kopra dan berbagai hasil hutan lainnya. Tetapi primadona penghasilan ialah tembaga, yang terutama dihasilkan di kepulauan Bougainville.  Papua Nugini yang berbatasan dengan Propinsi Irian Jaya, kini mengalami gejolak luar biasa. Ada yang mengatakan krisis politik dan militer ini paling buruk setelah Papua Nugini ( PNG ), memperoleh kemerdekaan 22 tahun lalu.

Diduga kekayaan tembaga di Bougainville inilah yang menjadi akar permasalahan gejolak di PNG. Elite penduduk Bougainville, yang secara etnis dan  kultural berbeda dengan suku-suku etnis yang berkuasa di Port Moresby, menuntut bagian yang layak bagi hasil tembaga, yang dieksploitasi maskapai Australia-Inggris Broken Hill Property. Oleh karena tuntutan ini tidak dipenuhi, pada tahun 1990 Bougainville memisahkan diri, sambil membentuk suatu self-styled Bougainville Revolutionary Army;  suatu tentara revolusioner sendiri. PNG dengan tentaranya sekitar  4.700 tentara membalas dengan blokade, tetapi tidak efektif. Sejak itu banyak korban berjatuhan dari kedua pihak. Baru-baru ini PM PNG, Sir Julius Chan, mengambil tindakan drastis untuk menumpas separatisme di Bougainville itu. Oleh karena tentaranya tidak dapat menumpasnya, PM Chan mendatangkan 70 tentara bayaran dari Afrika Selatan, melalui perusahaan Inggris Sandline International dengan biaya 36 juta dolar AS, yang separuh sudah harus dibayar lebih dulu. Secara resmi, tentara bayaran ini dinamakan ”penasihat militer”. Namun tugas sebenarnya ialah menghancurkan tentara separatis. Untuk itu, tentara bayaran itu akan diperkuat pula dengan persenjataan lengkap, termasuk helikopter, dan roket.

Orang meragukan, apakah tentara bayaran ini nanti dapat menguasai Bougainville, sebab daerahnya penuh dengan hutan tropis lebat. Dulu sewaktu Perang Pasifik tidak kurang dari 37.000 tentara Jepang mati, karena berbagai penyakit dan kurang makan. Sekarang ini pun sekitar 200 tentara PNG telah gugur, dan sekitar 10.000 penduduk Bougainville meninggal dunia; kebanyakan karena sakit menular dan kurang makan akibat blokade. Tetapi Bougainville, di bawah pimpinan pemimpinnya, Francis Ona, bertahan dari Jenderal Jerry Singirok, Pemimpin Tentara PNG. Ia menuntut PM Julius Chan mundur. Sebaliknya PM memecat Jenderal Singirok.

Konflik ini tidak hanya membara di parlemen, tetapi menjalar juga ke luar parlemen. Semula PM Julius Chan tidak mau tunduk pada tuntutan tentara dan rakyat banyak. Dia mengandalkan pada dukungan polisi dan parlemen. Tetapi akhirnya dia bersama dengan beberapa menteri lainnya, mengundurkan diri. Kabinet telah menunjuk sebagai pejabat PM, John Giheno, salah seorang menteri lain. Pejabat PM baru ini menyatakan keyakinannya, bahwa tentara PNG akan tetap setia pada konstitusi PNG, yaitu mengakui supremasinya pemerintahan sipil yang baru ini. Dengan begini diharapkan, bahwa watak civil society dari PNG dapat dipertahankan terus, dipelihara dan dibina sebaik-baiknya.

 

 

 (b) Kaitan antara kondisi PNG dengan Kapabilitas Negara

Pemerintahan Papua Nugini berada dibawah konstitusi 1975 merupakan negara dengan sistem demokrasi Parlementer dibawah kekuasaan Monarki konstitusional, selain itu negara ini juga tergabung dalam organisasi persemakmuran yang mengakui monarki Inggris sebagai raja yang berkuasa, dan sebagai simbol kepala Negara. Lembaga Negaranya adalah Majelis Parlemen Unikameral ( 1 kamar ). Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan yaitu pimpinan dari partai mayoritas  dalam majelis parlemen dan membentuk kabinetnya diantara para anggota parlemen.

         Semenjak Papua Nugini memperoleh kemerdekaan dari Australia pada 1975, tatanan politik negara ini tidak stabil. Disana timbul berbagai permasalahan seperti terjadinya konflik internal di Bougenvile. Terjadinya konflik perebutan ladang tembaga di Papua Nugini ini, tidak saja memanas didalam parlemen itu sendiri akan tetapi hal ini juga menjalar sampai keluar parlemen. Sebagai contoh ; semula PM Julius Chan yang tidak mau tunduk pada rakyat dan tentara, akhirnya mengundurkan diri dari kabinet, dan kemudian kabinet menunjuk PM baru yakni John Giheno. Dari pejabat baru tersebut, diharapkan supremasi pemerintahan akan berjalan dengan baik. Munculnya berbagai permasalahan seperti perebutan ladang tembaga di bougenvile, telah merubah tatanan pemerintahan sipil PNG.

Selain itu ada juga permasalahan lain seperti masalah perbatasan antara Irian Jaya ( indonesia ) dengan PNG, dan Juga perbatasan teritorial dengan Australia. Permasalahn perbatasan yang terjadi dengan Indonesia, Indonesia menempatkan sejumlah pasukan di perbatasan Irian – PNG. Namun dengan penempatan pasukan tersebut membuat kekhawatiran sejumlah warga disana. Selain itu permasalahan perbatasan teritorial yang terjadi dengan Australia telah membuat hubungan diantara kedua negara ini memanas.

Kalau dikaitkan dengan keadaan kapabilitas yang dimiliki oleh PNG, maka kondisi yang terjadi di PNG, khususnya permasalahan yang terjadi di Kep. Bougenville akan bisa ditangani secara baik oleh pemerintahan PNG, terlebih setelah Pemerintahan ini mendatangkan bantuan 70 tentara bayaran dari Afrika Selatan, melalui perusahaan Inggris Sandline International dengan biaya 36 juta dolar AS, yang separuh sudah harus dibayar lebih dulu. Secara resmi, tentara bayaran ini dinamakan ”penasihat militer”. Namun tugas sebenarnya ialah menghancurkan tentara separatis di Bougenville. Untuk itu, tentara bayaran itu akan diperkuat pula dengan persenjataan lengkap, termasuk helikopter, dan roket. Pemerintahan melakukan ini semua karena salah satu sumber pendapatan ekonomi mereka adalah didapat dari pertambangan mineral seperti tembaga yang dihasilkan di Bougenville.

3. Perbandingan kapabilitas negara PNG dengan negara-negara kelompok kawasan lain

Kapabilitas politik Papua Nugini secara umum seperti yang tertera pada bagan diatas adalah merupakan salah satu bukti nyata dari kekuatan negara dalam berbagai bidang yang meliputi kekuatan ideologi negara, kekuatan ekonomi dan tekhnologi, kekuatan militer, kekuatan geografi, demografi, dan diplomasi, hal ini merupakan suatu pondasi yang kuat bagi kelangsungan tatanan pemerintahan yang makmur, aman dan nyaman, serta dapat mencegah dari adanya berbagai gangguan yang dapat mengancam kedaulatan wilayah Papua Nugini.

Pemerintahan Papua Nugini yang berada dibawah konstitusi 1975 merupakan negara dengan sistem demokrasi Parlementer dibawah kekuasaan Monarki konstitusional, selain itu negara ini juga tergabung dalam organisasi persemakmuran yang mengakui monarki Inggris sebagai raja yang berkuasa, dan sebagai simbol kepala Negara.

Kalau kita lihat kapabilitas negara lain khususnya yang masih dalam satu kawasan seperti Australia yang berhaluan liberalisme, Fiji, Selandia Baru yang berhaluan liberalisme, dan Timor Timur yang berhaluan Demokrasi, serta kekuatan militer yang dimilikinya, maka keberadaan Papua Nugini masih menjadi perhitungan bagi negara dikawasan lain untuk bersaing kearah yang lebih baik lagi demi mencapai tujuan negara secara keseluruhan yakni untuk memberikan rasa nyaman, aman, dan tentram terhadap semua warga.

Selain itu keberadaan konflik internal yang tidak akan lepas dari semua negara, Papua Nugini sebagai salah satu negara yang rawan akan konflik internal, telah berhasil menyelesaikan semua permasalahan tersebut. Ya meskipun sampai sekarang masih ada pihak yang kontra dengan Pemerintahan yang demo disana sini untuk menentang kebijakan pemerintahan, namun pemerintah tetap berjalan dan menganggap hal itu sebagai perjalanan negara kearah yang lebih baik.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.